Costumisasi Distro Linux Ubuntu Desktop Mode Grafis

Costumisasi Distro Linux Ubuntu Desktop

Customisasi atau dikenal dengan istilah remaster adalah sebuah teknik untuk mengubah, menambahkan, dan mengurangi paket dan aplikasi yang terdapat pada suatu Sistem Operasi, sedangkan metode remaster yang digunakan adalah dengan mengedit filesystem.squashfs yang terdapat pada iso CD/DVD Linux. Tujuan customisasi Ubuntu Desktop (live) CD yang diharapkan adalah :
  1. Membuat Linux Ubuntu distribusi Anda sendiri;
  2. Menunjukkan kelebihan aplikasi didalamnya;
  3. Menghapus paket aplikasi;
  4. Menambahkan paket aplikasi;
  5. Update paket aplikasi;
  6. Mengubah default sistem Desktop (theme, icons, desktop background, panel,halaman browser, dll).

Kebutuhan Sistem :

  1. Minimal 5-7 GB free space;
  2. Minimal 512 MB RAM dan 1 GB swap (di rekomendasikan);
  3. Menggunakan Sistem Operasi Linux;
  4. Paket squashfs-tools;
  5. Paket genisoimage, yang mendukung mkisofs;
  6. Sebuah Ubuntu kernel dengan dukungan squashfs (Ubuntu 8.04 atau yang terbaru);
  7. QEMU/KVM, VirtualBox atau VMware untuk testing.

Persiapan Pendukung

  1. Pertama, pastikan Anda sudah meng-install tool yang di butuhkan;

    $ sudo apt-get install uck
  2. Alternatif lain download UCK dari;

    http://uck.sf.net 
    http://sourceforge.net/projects/uck/files/uck/ 
  3. Download official Desktop CD dari http://repo.ugm.ac.id/iso/ubuntu, dalam percobaan ini menggunakan Ubuntu 10.04 LTS;

Memulai Proses

  1. Jalankan Aplikasi Ubuntu Customization Kit dengan mengklik menu Applications → System Tools → Ubuntu Customization Kit;
  2. Pada kotak dialog Welcome, langsung saja klik tombol Close untuk memulai proses;
  3. Kotak dialog berikut, Anda akan memilih pemilihan bahasa apa saja yang akan dimasukkan ke dalam distro nantinya. Kemudian klik OK;
  4. Selanjutnya akan muncul kotak dialog yang meminta anda untuk memilih bahasa yang akan anda gunakan ketika proses booting live cd anda. Kemudian klik OK;
  5. Selanjutnya akan muncul pemilihan jenis desktop yang akan diinstall pada distro anda. Ada 3 pilihan, KDE, Gnome dan Others. Untuk saat ini kita memilih Gnome sebagai lingkungan desktop;
  6. Selanjutnya Anda akan diminta untuk memilih file iso (file image) dari disto Linux Ubuntu yang akan kita customisasi;
  7. Berikutnya Anda akan dimintai untuk mengetikkan nama dari distro Linux yang akan di customisasi;
  8. Selanjutnya akan muncul konfirmasi, apakah kita ingin mengkostumasi secara manual selama proses berlangsung. Pilihan “yes” sangat dianjurkan karena kita akan mengkostum desktop dan menambah aplikasi lainnya;
  9. Pada kotak dialog berikut merupakan konfirmasi apakah Anda akan menghapus paket wubi dll, yang terkait pada proses instalasi Ubuntu;
  10. Kemudian akan muncul kotak dialog yang berisikan sistem siap membangun distro anda. Anda cukup menekan tombol “Close” untuk memulai proses remastering. Maka akan ada terminal yang melakukan proses mounting data;
  11. Selanjutnya akan muncul kotak dialog berikut;
  12. Jika kita memilih “Run package manager” maka synaptic akan terbuka dan kita dapat melakukan add/remove aplikasi dari synaptic ini;
  13. Jika anda “Run console application” maka akan terbuka sebuah terminal pada kondisi chroot sehingga kita dapat melakukan kostumisasi baik menambah aplikasi, menghapus aplikasi, mengubah tampilan desktop dll dengan mode teks. Penggunaan pilihan ini sangat dianjurkan bagi pengguna yang sudah ahli dalam menggunakan terminal;
  14. Untuk customisasi desktop dan system bisa di baca di bab tersendiri di sini;
  15. Jika anda memilih “Continue building” maka proses building sebuah distro akan dilanjutkan. Jika anda tidak dalam keadaan online maka proses akan terhenti karena ada packet yang akan di download oleh UCK. Oleh karena itu sebaiknya remastering dilakukan ketika anda terhubung dengan internet;
  16. Setelah Anda memilih Continue building pada menu pilihan, maka anda tinggal menunggu proses pembuatan file iso selesai.

Testing CD

File iso hasil remaster menggunakan UCK dapat Anda temukan di direktori /home/user_anda/tmp/remaster-new-files/ dengan nama file livecd.iso Tes hasil iso menggunakan Virtualbox virtual machine.

Burning File Iso kedalam CD

Untuk membakar file image (iso) selain menggunakan Brasero, Anda juga dapat menggunakan file browser nautilus. Kemampuan file browser Nautilus mem-burning iso karena ada pada Linux UGOS sudah terinstall paket nautilus-cd-burner. Berikut langkah-langkah :
  1. Tentukan file iso image yang akan dibakar;
  2. Klik kanan pada iso image tersebut dan pilih menu Write To Disc…;
  3. Dijendela berikutnya, Anda bisa:
    • Memilih pembakar yang akan digunakan, CD/DVD writer;
    • Memilih opsi Write Speed yang akan digunakan.
  4. Pada jendela complete akan ditanyakan apakah akan membuat copy-an yang lain Make Another Copy atau menutup jendela dengan mengklik tombol Close.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *