Syi'ah (Iran) adalah Musuh Islam Paling Berbahaya

Pertanyaan:

Mengapa Arab Saudi lebih suka menyerang syiah Houthi yang menguasai Yaman daripada mengusir Israel di Palestina?

 

Jawab:


Dr. Sholah Abdul Fattah al-Khalidi (الدكتور صلاح عبدالفتاح الخالدي), seorang ulama Tafsir pergerakan dari Palestina, di laman Facebook menyatakan bahwa majusi Iran lebih berbahaya daripada zionis Israel. Alasannya sebagai berikut

  1. Wilayah kita yang sedang terjajah berada diantara dua musuh: pertama Yahudi di barat, dan yang kedua Majusi Persia (Iran) di timur.
  2. Dua musuh tersebut sama-sama keji dan berbahaya, namun musuh kita di timur (Majusi) lebih berbahaya dibanding musuh kita di barat (Yahudi).
  3. Mungkin sebagian orang agak aneh kemudian bertanya, mengapa Majusi lebih berbahaya dibanding Yahudi?
  4. Jawabannya sangat sederhana: keberadaan Yahudi di tanah Palestina sangat jelas ketidak absahannya, tidak ada satupun alasan yang membenarkannya, umur Yahudi di tanah Palestina tinggal menunggu waktu, dan juga sangat mudah untuk mengusir mereka dari tanah Palestina. Penjajahan Yahudi ini akan berakhir sebantar lagi dengan izin Allah, karena tidak ada alasan logis apapun bagi Yahudi untuk terus bertahan di tanah Palestina.
  5. Adapun Majusi merupakan bahaya besar, itu sudah berakar lama baik ditinjau dari sejarah, agama dan sentimen negatif mereka terhadap Islam.
  6. Majusi ingin kembali mengulang masa keemasan Persia masa lalu, sekaligus ingin melenyapkan Islam yang dulu sudah menghancurkan imperium Persia.
  7. Dan mereka juga ingin mewujudkan mimpi-mimpi kelompok Syiah dari zaman dulu, yang ingin membangun imperium Syiah sebagai awal berdirinya Daulah Al-mahdi.
  8. Dan juga Majusi ingin melenyapkan muslim Sunni yang saat ini memimpin kawasan (timteng).
  9. Karena alasan tersebut musuh Majusi lebih berbahaya dibanding Yahudi, mereka memiliki alasan lebih kuat untuk menghancurkan umat Islam dibanding dengan alasan yang dimiliki Yahudi.

 

Ketika Shalahuddin al-Ayyubi memutuskan untuk menghancurkan kaum Syiah Rafidhah dan Daulah al-'Ubaidiyyah di Mesir, ada bertanya:

"Mengapa Anda memerangi kaum Syiah Rafidhah dan Daulah al-'Ubaidiyyah di Mesir, tapi membiarkan kaum Romawi Salibis (Kristen) menguasai Baitul Maqdis dan wilayah Palestina?"

Shalahuddin al-Ayyubi menjawab: "Aku tidak akan memerangi kaum Salibis lalu membiarkan 'punggung'ku tersingkap di hadapan kaum Syiah!"

Maka beliau pun membasmi Daulah Syiah al-'Ubaidiyah di Mesir, Maghrib dan Syam. Setelah itu, beliau pun memimpin penaklukan kembali Baitul Maqdis, membersihkan Masjid al-Aqsha dari kenistaan kaum Salibis dan mengembalikan Palestina ke pangkuan umat Islam.

 

Oleh karenanya, hancurnya semua basis majusi syiah di semua negara Arab; Iraq, Suria, Yaman, dan Lebanon, akan membuka jalan luas untuk mengeyahkan majusi Iran dari muka bumi.

Karena itu, inilah pekerjaan rumah yang besar yang harus diselesaikan oleh umat Islam lebih dahulu sebelum membebaskan Palestina dan mengakhiri hegomoni Amerika di Timur Tengah.

Sumber:

1) https://www.facebook.com/727971490626592/photos/a.727974823959592.1073741826.727971490626592/799909020099505/?type=1&theater

2) http://www.pkspiyungan.org/2015/03/dr-solah-al-khalidi-mengapa-majusi-iran.html

3) http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/15/04/11/nmn5xm-dubes-saudi-houthi-lebih-berbahaya-dari-isis-dan-alqaeda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *